Archive | March, 2014

Tutup Buku Kisah Kita

1 Mar

By : HP

melati. . .  
izinkan aku menulis untuk mu
mungkin ini akan jadi yang terakhir kalinya
anggap saja sebagai salam perpisahan dari ku untuk mu
 
melati . . .
entah kau ingat apa tidak
betapa awal perjumpaan kita penuh makna
amarah mewarnai awal cerita panjang kita
hingga pada saatnya rona bahagia itu pun muncul
kau terima aku apa adanya
menghapus awan kelabu
sungguh indah saat-saat itu
 
melati . . .
pernahkah kau bayangkan
warna-warni kenangan-kenangan kebersamaan kita
cerita duka dan bahagia kita berbagi
di atas motor tua yang dan mencolok mata
yang sering kau sebut itu belalang
tersenyum aku saat ini bila mengenangnya
 
saat dimana aku banyak berhutang padamu
dibasahi hujan, dipanggang terik matahari, hingga ditilang polisi
semua kita lalui dalam tangisan dan senyuman bahagia sebagai sepasang kekasih
yang tak ku sadari bahwa sesungguhnya hanya kaulah wanita yang ikhlas mencintai ku sepenuh hati
kau tahu betapa penuh kekurangannya aku
namun kau masih sudi menemani aku
setidaknya untuk tiga tahun yang menyenangkan
 
melati . . .
jangan sudahi membaca sajak dari ku dulu
tolong, dengarkan sejenak aku
biarkan aku membawa mu sedikit mengenang masa lalu
 
masa dimana kita masih abu-abu
menikmati matahari asmara anak sekolah
hingga saatnya tiba
kita mulai berpikir tentang jalan apa yang akan kita ambil
demi nama masa depan..
mau kemana kita setelah tamat SMA?
pilihan pun mengharuskan kita terpisah jarak, ruang, dan waktu
tak apa aku berusaha tegar, sejatinya memang cinta butuh perjuangan..
 
tahun demi tahun berlalu. .
aku pikir bangunan cinta kita telah cukup kokoh
namun aku salah duga
aku jadi ingat apa kata pepatah
semakin tinggi suatu pohon, semakin keras anginnya
maka tumbanglah pohon cinta kita berdua
menyisakan cerita yang berserakan
entahlah, apakah mungkin cerita itu kita rangkai bersama lagi?
 
kau telah memilih, aku pun telah menerima keputusanmu
aku menghormati perasaan mu yang telah luka karena ulah ku
aku tak tega memaksa cinta mu untuk ku tumbuh kembali
biarlah aku pergi dengan keegoisanku
 
namun tetap bagaimana aku bisa lupa akan engkau
aku akan simpan memori indah bersama mu
sampai akhir hayat ku…
 
karena aku sadar hanyalah kau yang mencintaiku tulus dengan pengorbanan yang perih
 
pesan ku untuk mu melati . .
tak mengapa kau tak sudi mengingat momen-momen kebersamaan kita
tak mengapa tak kau hiraukan tiga tahun yang luar biasa itu
tapi izinkan aku tetap menyimpan mu dalam ruang kecil di hati ku
selamanya . . .
 
Aku harap tanpa aku kau akan tetap harum mewangi, indah, dan memesona dalam hidupmu
sesuai nama mu wahai puspa,
melati..
 
 
terima kasih
salam hangat ku selalu
wassalam’

Advertisements

OFF

1 Mar

By : HP

Red switch
Please, Turn it up
Clean the path for me
I’m leaving now

Forest and Fortress
Wood and Stone
The drops of rain on the leaf

Walking across the surface of the earth
Sit in front of fireplace
Lighting up the fire
Burn the story of us
Drop down the ashes
Close in the boxes
Tie in lie
Make it stuck
and never be opened again
And then, Flush away on the river of toxic

Broken down
Embarassing
Shut The mouth
Not-to-Speak
Sent me off

Please..
Please, stop the poem

Risk and Chance Continously Coming Toward Us

1 Mar

By : HP

It need a bad to be a good-one
It need a dark to make it bright
It need a time to recover your trust

It takes a cold to make it warm
It takes a tears to make you happy
It takes a silence to make a sound
It takes some lost before you found it

It takes an effort to crush the barrier between us
It need a patience to faces the ego
It need a miracle to saving us from falling apart…

-Tribute to my Sweetheart-

Sikap #3 Kejujuran

1 Mar

“Tanda-tanda orang munafik ada tiga, salah satunya adalah jika berbicara dia dusta”

“Celaka baginya, celaka baginya, celaka baginya. Yaitu seseorang yang berdusta agar orang-orang tertawa”

“Hendaklah kamu selalu berbuat jujur, sebab kejujuran membimbing ke arah kebajikan, dan kebajikan membimbing ke arah surga. Tiada henti-hentinya seseorang berbuat jujur dan bersungguh-sungguh dalam melakukan kejujuran sehingga dia ditulis di sisi Allah sebagai orang jujur. Dan hindarilah perbuatan dusta. Sebab dusta membimbing ke arah kejelekan. Dan kejelekan membimbing ke arah neraka. Tiada henti-hentinya seseorang berbuat dusta dan bersungguh-sungguh dalam melakukan dusta sehingga dia ditulis di sisi Allah sebagai pendusta.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Kejujuran adalah hal yang sangat penting dalam hal apapun. Kejujuran merupakan sebuah kata yang sangat sederhana, namun memiliki makna dan nilai yang mewah. Kejujuran adalah perhiasan jiwa yang lebih bercahaya dari berlian. Kejujuran adalah perhiasaan orang berbudi mulia dan berilmu. Kejujuran menjadi pintu masuk dalam perbuatan, niat, kenyataan hidup, dan di semua lini kedudukan.

Jujur adalah sifat yang tidak mudah dilakukan jika hati tidak benar-benar bersih. Belakangan sudah sangat sulit menemukan sifat luhur ini. Akan membuahkan rasa damai dan tentram hati seseorang bilamana ia selalu menanamkan kejujuran. Hidup pun akan terasa nikmat. Ucapan yang baik dan niat yang tulus akan semakin indah jika ada wujud amal dalam kenyataan, jujur dalam bertindak maupun dalam berkata. Tidaklah pernah merugi sebuah kejujuran.

Whoever is careless with the truth in small matters cannot be trusted with important matters. -Albert Einstein-
To believe in something, and not to live it, is dishonest. -Mahatma Gandhi-