Ronggeng Dukuh Paruk

18 Feb

Ronggeng Dukuh Paruk, sebuah novel buah karya Ahmad Tohari. Novel ini terdiri dari tiga trilogi, yakni Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus, dan Jentera Bianglala.

Sebuah novel yang kental akan sastranya. Tata kata dan bahasa dikemas dalam imajinasi yang sangat menarik sehingga mampu membawa pembacanya larut dalam suasana yang dituangkan.

Srintil, tokoh utama dalam novel ini. Seorang ronggeng yang dianggap merupakan titisan dari indang ronggeng. Ronggeng merupakan simbol dari Dukuh Paruk, sebuah desa yang bodoh dan bangga dengan kebodohan mereka. Seorang ronggeng Dukuh Paruk tak sekedar ronggeng untuk pementasan menari, tapi juga merupakan pelayan pemenuhan nafsu birahi lelaki. Bagi masyarakat baik perempuan maupun lelaki, baik sang istri maupun sang suami, menjadi suatu kebanggaan bila si lelaki/si suami dapat tidur dengan sang ronggeng.

Rasus, tokoh utama lelaki yang diceritakan oleh novel ini. Teman sepermainan Srintil sejak kecil, yang sudah dari kecil menaruh hati pada Srintil. Namun, ketidaksiapan dirinya menirima kenyataan bahwa Srintil harus menjadi Ronggeng Dukuh Paruk membuat dirinya memilih keluar dari Dukuh Paruk dan pada akhirnya menjadi bagian dari tentara RI.

Sebuah musibah tempe bongkrek menyebabkan Srintil dan Rasus menjadi seorang yatim piatu. Rasus pun selalu membayangkan bagaimana sosok emaknya, dan ia Srintil pun sempat menjadi bayangan sosok emaknya.

Politik komunis pun bermain dalam kisah novel ini. Komunis yang masuk ke Dukuh Paruk menyebabkan Srintil menjadi tahanan negara dan kejadian-kejadian selama menjadi tahanan menyimpan ketrauman tersendiri pada diri Srintil.

Hingga akhirnya indang ronggeng pun sudah pergi dari diri Srintil. Srintil pun ingin menjadi wanita selayaknya, yang menjadi seorang istri dan seorang ibu. Ia pun mencari sosok pria itu. Dan ia merasa Rasus lah sosok pria itu. Rasus kembali ke Dukuh Paruk dan kembali meninggalkan Srintil dengan rasa cinta dan tanpa memberi harapan. Jikalau ada pria baik yang hendak meminang Srintil, Rasus pun ikhlas. Status Rasus sebagai tentara RI membuatnya tidak bisa meninggalkan kewajibannya.

Hingga datang seorang pria dari Jakarta, yang membuat Srintil merasa istimewa. Namun, pria ini ini ternyata berniat lain dan pada akhirnya membuat diri Srintil berada dalam keadaan gila. Rasus kembali ke Dukuh Paruk dan mengetahui keadaan Srintil pun merasa iba dan bersalah gadis yang ia cintai menjadi seperti ini. Ia pun dengan penuh rasa cintanya mengobati Srintil.

Ronggeng Dukuh Paruk. Kisah cinta indah yang tak terucapkan antara Rasus dan Srintil. Novel ini mengingatkan meskipun seorang wanita cantik dengan memiliki segala kelebihannya, tetaplah kembali ke kodratnya yaitu ibu rumah tangga, menjadi seorang istri dan seorang ibu merupakan hal yang paling mulia.

Oh Srintil dan Rasus….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: